9 fakta menarik tentang sungai Aare di Swiss, Tempat Anak Ridwan Kamil Tenggelam

Kabar mengejutkan datang dari Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil atau yang akrab dipanggil Kang Emil.

Anaknya yang bernama Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aare yang berada di kota Bern Swiss, pada Kamis (26/5) waktu setempat.

Tujuan utama ke Swiss adalah untuk melanjutkan kuliah S2 di salah satu Universitas disana. Emmeril yang biasa dipanggil Eril tidak datang sendirian tapi bersama rombongan dan ditemani Ibunya Atalia Kamis

Sambil mencari tempat untuk kuliah , Eril beserta rombongan mengunjungi tempat wisata. Salah satunya sungai Aare yang terkenal di Swiss. Saat berengan Eril terbawa arus deras dan temannya sempat meraih tangannya, namun usaha itu tidak berhasil menyelamatkan Eril.

Mendengar kabar tersebut Kang Emil langsung menuju Swiss untuk memastikan keselamatan anaknya.

Ridwan Kamil dan Eril
images source : Google

Ada 9 fakta menarik tentang sungai Swiss Aare, tempat kamil putra Ridwan Kamil terseret arus menarik untuk dibahas.

Sungai utama Bern, sering dikunjungi wisatawan dari kota-kota lain di Swiss, terutama di musim panas.

Selain berenang dan berjemur, wisatawan yang berkunjung juga dapat menikmati berbagai kuliner yang disajikan di restoran-restoran di sekitar sungai. Sungai Aare seperti kolam renang luar ruangan terbesar di pusat kota Bern.

Nah, berikut ini 9 fakta menarik tentang Sungai Aare Swiss, tempat anak Ridwan Kamil terseret arus sungai

1. Suhu air dingin

Suhu air rata-rata di Sungai Aare pada musim panas adalah 15,1 derajat Celcius. Bagi orang Indonesia suhu air di Sungai Aare cukup dingin, tapi bagi orang Eropa, suhu 15,1 derajat Celcius itu hangat.

2. Banyak wanita berbikini

Bagi wisatawan yang suka berenang, Sungai Aare adalah surganya. Gadis berbikini mandi di sungai di musim panas menjadi pemandangan umum di sungai ini.

3. Sungai Aare adalah sungai terpanjang di Swiss.

Pertama, panjang Sungai Ari sekitar 288 km. Sungai melewati desa-desa dan kota-kota dalam rute yang berkelok-kelok. Sungai mengalir ke Bernese Oberland, melintasi Bern, Solothurn, Aargau dan empat danau, dan berakhir di Kolenz.

4. Kompetisi renang Gfrörli-Club

Orang Swiss mengadakan acara unik di Sungai Aar, salah satunya adalah Gfrörli-Club. Kegiatan ini terdiri dari berenang di air dingin bersuhu 3 hingga 10 derajat, dilanjutkan dengan secangkir teh hangat untuk menghangatkan tubuh.

5. Rekor dunia arung jeram

Pada tahun 2012, rekor arung jeram dunia dibuat di Sungai Aare dengan 1.268 peserta.

6. Nyaman untuk berenang

Air di Sungai Aare memiliki suhu sekitar 20-23 derajat, sehingga cukup hangat dan nyaman untuk berenang. Suhu air dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti suhu udara, intensitas sinar matahari, angin di atas Danau Thun dan lain-lain.

7. Tradisi Zibeleschwümme

Sungai Aare telah menjadi tempat tradisi Zibeleschwümme sejak 1986. Acara ini berlangsung setiap Minggu keempat bulan November di depan Zibelemärit (pasar bawang). Merupakan tradisi untuk mandi dengan pakaian berwarna cerah di air es. Setelah mandi, mereka akan minum teh dan sup hangat.

8. Kualitas air yang baik

Sungai Aare memiliki kualitas air yang sangat baik. Bahkan, kualitas ini sudah diakui oleh Uni Eropa sejak 2016.

9. Warisan Tak benda Swiss

Pada tahun 2017, UNESCO menambahkan berenang di Sungai Aare ke dalam daftar Warisan Budaya Tak benda Swiss.

Itulah beberapa fakta tentang sungai Aare di Swiss tempat hilangnya anak Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat.